Rabu, April 23, 2008

Pastor Bawa FN ? Woww......

Bisa Bayangin nggak kalo Pastor kita bawa senjata kaya gambar sebelah. Wow keren kali yach...he....he.... Pertanyaan nya mau nggak Pastor bawa senjata? Dan yakin 1000 % pasti Pastor kita nggak mau. Ini ada berita menarik dari negeri jauh disana dan moga nggak pernah terjadi di negara tercinta ini.


PARA pendeta atau pimpinan gereja dianjurkan punya senjata api. Saran itu justru disuarakan oleh polisi.


Ya, kepolisian di Kota Kostroma, yang terletak 320 km arah timur laut Moskwa, ibukota Rusia, minta supaya para pastor atau pendeta mengajukan izin kepemilikan senjata api. Tujuannya, supaya mereka bisa membela diri atau mengamankan gereja dari incaran penjahat.
Belakangan memang tengah marak penjarahan gereja.
Para bandit itu mengincar gereja-gereja pedesaan yang berada kawasan terpencil. Pada zaman komunis gereja-gereja itu dibiarkan terbengkalai. Padahal di dalam gereja itu terdapat ikon kuno. Setelah era komunisme selesai, gereja-gereja itu hidup kembali. Namun, berbareng dengan semangat zaman di Rusia yang kini kapitalistis, ikon-ikon di gereja itu menjadi barang yang bernilai jual tinggi. Harganya sebiji bisa puluhan ribu dolar AS di pasar gelap barang antik. Itulah yang menjadi sasaran jarah para bandit.
para begundal itu tak tanggung-tanggung saat menjarah. Mereka datang berombongan, bersenjata api, dan naik kendaraan off road. Mereka tidak gentar terhadap penduduk desa, termasuk polisi. Mereka pun beraksi tak kenal waktu. Siang hari bolong pun mereka berani. Yelena Kirshanova, jurubicara kepolisian Kota Kostroma, mengisahkan, beberapa waktu lalu seorang pastor terpaksa sendirian melawan segerombolan bandit itu yang hendak merampok gerejanya di siang hari bolong. Pastor itu akhirnya menderita beberapa luka tembak. Polisi baru datang sejam kemudian setelah para bandit itu kabur dengan barang jarahannya. Dalam kasus lain, seorang pastor terbunuh.

Banyak kasus perampokan gereja yang diterima polisi. Namun, polisi kedodoran mengatasinya karena gereja-gereja itu berada di kawasan terpencil yang butuh waktu lama untuk dijangkau. Begitu polisi datang, penjahat sudah kabur dengan mobil off road-nya.
Karena kondisi tersebut, polisi menganjurkan para pastor mempunyai senjata api, termasuk bedil. "Polisi menganjurkan supaya para pastor itu mengajukan permohonan izin kepemilikan senjata api ke Kementerian Dalam Negeri dengan alasan untuk membela diri," kata Yelena.

Namun, anjuran itu kontak ditampik oleh sejumlah pastor. Sekretaris Keuskupan Gereja Orthodox Kostroma, Pastor Andrei Kazarin mengatakan, para pastor berdosa karena melanggar perintah Tuhan supaya jangan membunuh. Tetapi, ia masih memberi toleransi jika senjata itu satpam gereja atau perawat gereja.(sorce:kompas.com)

Tidak ada komentar: